Gula darah memiliki peranan yang sangat vital baik untuk keadaan tubuh maupun pikiran. Perubahan kadar glukosa di dalam darah bisa memberikan dampak besar terhadap emosi, pemikiran, serta kondisi psikis secara menyeluruh. Mengenali hubungan di antara kadar glukosa dalam darah dengan keadaan psikologis sangat berarti bagi pengendalian penyakit semacam diabetes serta peningkatan kualitas hidup secara emosi. Di tempat ini, Anda akan dibimbing untuk mengerti cara pengaruh gula darah terhadap kondisi psikis. 1. Gangguan resistensi insulin serta ketidakstabilan emosi Resistansi insulin, masalah umum pada pasien diabetes tipe 2, telah dikaitkan dengan berbagai gangguan suasana hati. Receptor insulin ada di bagian otak yang memegang peranan dalam regulasi emosi. Apabila penerima sinyal tersebut berkurang fungsional akibat resistensi insulin, hal itu bisa menimbulkan tanda-tanda depresi serta meningkatkan tingkat kekhawatiran. Keterkaitan biologi ini mementaskan betapa vitalnya...
Kumpulan informasi Kesehatan, Ebook, Buku dan Software, Photography