Siapa sih mahasiswa kost yang tak pernah mendapat rasa cemas ketika tanggal di kalender sudah mencapai angka 13 dan seterusnya? Uang saku ataupun kiriman dari orangtua seperti lenyap tanpa bekas, meninggalkan dompet menjadi sangat kurus, sampai-sampai tidak berbentuk lagi. Memang, biaya hidup sebagai mahasiswa rantau itu lumayan besar ya. Dari pembayaran kontrak rumah, membeli makanan, pengeluaran untuk transportasi, sampe ngeprint materi kuliah atau isi ulang paket data internet. Keadaan dimana kondisi finansial kita benar-benar terbatas menjelang akhir bulan rasanya seperti tradisi tiap bulannya yang membuat kepala sakit tujuh turunan. Namun, yakinlah bahwa Anda tidak sendiri. Ada jutaan mahasiswa lainnya yang tengah berjuang dalam mengatur keuangan mereka. Permasalahan utamanya bukannya tentang besarnya jumlah uang yang dimiliki, tapi lebih kepada bagaimana pengelolaannya. Tanpa adanya strategi yang tepat, dana meskipun banyak dapat habis begitu saja. Oleh karena itu, tulisan i...
Kumpulan informasi Kesehatan, Ebook, Buku dan Software, Photography